Pematung Tugu Pancoran, seniman dekat dan kesayangan Bung Karno


Saat membuat Tugu Pancoran, Edhi mengusulkan pada Bung Karno agar patung yang direncanakan berbentuk manusia yang memegang pesawat di tangan kanannya diubah. "Pak, dengan pesawat di tangan kok terlihat seperti mainan," sanggah Edi pada usul Bung Karno. "Saya usulkan kalau di tangan kanannya itu tidak usah ada pesawat. Cukup dengan gerak tubuh manusia, didukung gerak selendang yang diterpa angin serta landasan yang memiliki dinamika condong sebagai gambaran kepulan asap, kiranya gerak itu sudah diwakili oleh gerak tubuh manusia," lanjutnya dikutip dari otobiografinya.

Sebelumnya Edhii juga pernah mengoreksi pembuatan patung Selamat Datang yang dinilainya ukurannya terlalu besar. Bung Karno dengan bijak menerima usulan Edhi dan memintanya untuk segera membuat baru dalam ukuran yang lebih kecil.

Dalam beberapa pengerjaan proyek, Edi mengaku ide-ide banyak disampaikan oleh Bung Karno, sementara dia mengeksekusi ide Bung Karno. "Ide itu Bung Karno yang punya, dari Tugu Selamat Datang, Pembebasan Irian Barat dan Pancoran itu ide Bung Karno. Bahkan sempat ada ide membuat patung empat ekor gajah di Jembatan Ampera, banteng dan yang lainnya," ujar pria yang kini tengah membangun museum dan galeri untuk karya-karyanya di Jl Magelang.
Share on Google Plus

About Unknown

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar